Ahlan Wa Sahlan..



Ibumu… Kemudian Ibumu… Kemudian Ibumu…

E-mail Print PDF
Thursday, 09 Jamadil Akhir 1432

Kasih IbuAllah subhanahu wa ta’ala berfirman,

وَوَصَّيْنَا الْإِنسَانَ بِوَالِدَيْهِ إِحْسَاناً حَمَلَتْهُ أُمُّهُ كُرْهاً وَوَضَعَتْهُ كُرْهاً وَحَمْلُهُ وَفِصَالُهُ ثَلَاثُونَ شَهْراً حَتَّى إِذَا بَلَغَ أَشُدَّهُ وَبَلَغَ أَرْبَعِينَ سَنَةً قَالَ رَبِّ أَوْزِعْنِي أَنْ أَشْكُرَ نِعْمَتَكَ الَّتِي أَنْعَمْتَ عَلَيَّ وَعَلَى وَالِدَيَّ وَأَنْ أَعْمَلَ صَالِحاً تَرْضَاهُ وَأَصْلِحْ لِي فِي ذُرِّيَّتِي إِنِّي تُبْتُ إِلَيْكَ وَإِنِّي مِنَ الْمُسْلِمِينَ

“Kami perintahkan kepada manusia supaya berbuat baik kepada dua orang ibu bapaknya, ibunya mengandungnya dengan susah payah, dan melahirkannya dengan susah payah (pula). Mengandungnya sampai menyapihnya adalah tiga puluh bulan, sehingga apabila dia telah dewasa dan umurnya sampai empat puluh tahun ia berdo’a: “Ya Tuhanku, tunjukilah aku untuk mensyukuri ni’mat Engkau yang telah Engkau berikan kepadaku dan kepada ibu bapakku dan supaya aku dapat berbuat amal yang saleh yang Engkau ridhai. berilah kebaikan kepadaku dengan (memberi kebaikan) kepada anak cucuku. Sesungguhnya aku bertaubat kepada Engkau dan sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang berserah diri.” (Qs. Al-Ahqaaf : 15)

Ayat diatas menjelaskan akan hak ibu terhadap anaknya. Ketahuilah, bahwasanya ukuran terendah mengandung sampai melahirkan adalah 6 bulan (pada umumnya adalah 9 bulan 10 hari), ditambah 2 tahun menyusui anak, jadi 30 bulan. Sehingga tidak bertentangan dengan surat Luqman ayat 14 (Lihat Tafsiir ibni Katsir VII/280)

وَوَصَّيْنَا الْإِنسَانَ بِوَالِدَيْهِ حَمَلَتْهُ أُمُّهُ وَهْناً عَلَى وَهْنٍ وَفِصَالُهُ فِي عَامَيْنِ أَنِ اشْكُرْ لِي وَلِوَالِدَيْكَ إِلَيَّ الْمَصِيرُ

“Dan Kami perintahkan kepada manusia (berbuat baik) kepada dua orang ibu-bapanya; ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam dua tahun . Bersyukurlah kepadaKu dan kepada dua orang ibu bapakmu, hanya kepada-Kulah kembalimu.” (Qs. Luqman : 14)

Dalam ayat ini disebutkan bahwa ibu mengalami tiga macam kepayahan, yang pertama adalah hamil, kemudian melahirkan dan selanjutnya menyusui. Karena itu kebaikan kepada ibu tiga kali lebih besar daripada kepada ayah. Sebagaimana dikemukakan dalam sebuah hadits,

عَنْ أَبِيْ هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ جَاءَ رَجُلٌ إِلَى رَسُوْلِ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ :يَا رَسُوْلَ اللهِ، مَنْ أَحَقُّ النَّاسِ بِحُسْنِ صَحَابَتِي؟ قَالَ أُمُّكَ، قَالَ ثُمَّ مَنْ؟ قَالَ أُمُّكَ، قَالَ ثُمَّ مَنْ؟ قَالَ أُمُّكَ، قَالَ ثُمَّ مَنْ، قَالَ أَبُوْكَ

Dari Abu Hurairah radhiyallaahu ‘anhu, belia berkata, “Seseorang datang kepada Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam dan berkata, ‘Wahai Rasulullah, kepada siapakah aku harus berbakti pertama kali?’ Nabi shalallaahu ‘alaihi wasallam menjawab, ‘Ibumu!’ Dan orang tersebut kembali bertanya, ‘Kemudian siapa lagi?’ Nabi shalallaahu ‘alaihi wasallam menjawab, ‘Ibumu!’ Orang tersebut bertanya kembali, ‘Kemudian siapa lagi?’ Beliau menjawab, ‘Ibumu.’ Orang tersebut bertanya kembali, ‘Kemudian siapa lagi,’ Nabi shalallahu ‘alaihi wasallam menjawab, ‘Kemudian ayahmu.’” (HR. Bukhari no. 5971 dan Muslim no. 2548)


Last Updated ( Thursday, 09 Jamadil Akhir 1432 22:09 )
 

Sekelumit Nasihat untuk Menutup Aurat

E-mail Print PDF
Saturday, 29 Jamadil Akhir 1431

Saudariku muslimah yang dimuliakan Allah…

Sesungguhnya syaithan dan bala tentaranya senantiasa berusaha untuk menyesatkan hamba-hamba Allah agar terjerumus ke dalam jurang neraka. Iblis yang merupakan syaithan dari bangsa jin telah bersumpah dihadapan Allah ‘azza wajalla akan menyesatkan seluruh manusia. Allah subhanahu wa ta’ala berfirman mengenai perkataan dan sumpah Iblis tersebut,


Last Updated ( Friday, 20 Rajab 1431 14:33 )
 

Berlindungnya Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam dari Lima Perkara

E-mail Print PDF
Friday, 20 Rajab 1431

Saudariku muslimah yang dimuliakan Allah..

Sesungguhnya Rasul kita yang mulia Muhammad shalallahu 'alaihi wasallam adalah merupakan uswah, teladan kita dalam kehidupan kita.

لَقَدْ كَانَ لَكُمْ فِي رَسُولِ اللَّهِ أُسْوَةٌ حَسَنَةٌ لِّمَن كَانَ يَرْجُو اللَّهَ وَالْيَوْمَ الْآخِرَ وَذَكَرَ اللَّهَ كَثِير

"Sesungguhnya telah ada pada diri Rasulullah itu suatu tauladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang-orang yang mengharapkan rahmat Allah dan keselamatan dihari kiamat dan banyak mengingat Allah." (Qs. Al-Ahzab : 21)

Rasulullah shalallahu 'alaihi wasallam mengajarkan kepada umatnya perkara-perkara yang diperintahkan oleh Allah dan mempraktekkannya agar umatnya dapat mengamalkannya. Diantaranya adalah do’a setelah tasyahud akhir sebelum salam. Do’a itu senantiasa Rasulullah ajarkan kepada umatnya agar senantiasa dibaca setiap sebelum salam. Begitu pentingnya hal ini sehingga disunnahkan setiap kali shalat untuk berdo’a memohon perlindungan kepada Allah dari empat perkara, yaitu :

اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَعُوْذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ ، وَمِنْ عَذَابِ جَهَنَّمَ  ، وَمِنْ فِتْنَةِ الْمَحْيَا وَالْمَمَاتِ، وَمِنْ شَرِّ فِتْنَةِ الْمَسِيْحِ الدَّجَّالِ

"Ya Allah, Sesungguhnya aku berlindung kepadaMu dari siksaan kubur, siksa neraka Jahanam, fitnah kehidupan dan setelah mati, serta dari kejahatan fitnah Almasih Dajjal." (HR. Bukhari-Muslim)


Last Updated ( Wednesday, 09 Sya'ban 1431 13:49 )
 

Tiga Kriteria Manusia yang Tidak Layak Menjadi Teladan

E-mail Print PDF
Thursday, 21 Syawal 1431

teladanSaudariku muslimah …

Senantiasa kita memanjatkan puji dan syukur kita kepada Allah subhanahu wa ta’ala yang telah banyak memberikan kepada kita karunia dan nikmat, terutama nikmat Islam dan nikmat iman. Senantiasa nikmat itu turun kepada kita, akan tetapi senantiasa maksiyat itu naik kepada Allah subhanahu wa ta’ala. Sesungguhnya yang paling penting dalam kehidupan manusia adalah qudwah (teladan). Dan di antara perkara yang paling penting adalah adanya qudwah hasanah, suri tauladan yang baik yang harus dijadikan sebagai panduan untuk kehidupan kita. Maka ketahuilah wahai saudariku muslimah, Allah subhanahu wa ta’ala telah menjadikan Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam sebagai qudwah.

Allah berfirman,

لَقَدْ كَانَ لَكُمْ فِي رَسُولِ اللَّهِ أُسْوَةٌ حَسَنَةٌ لِّمَن كَانَ يَرْجُو اللَّهَ وَالْيَوْمَ الْآخِرَ وَذَكَرَ اللَّهَ كَثِيراً

“Sesungguhnya telah ada pada diri Rasulullah itu suatu tauladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang-orang yang mengharapkan rahmat Allah dan keselamatan dihari kiamat dan banyak mengingat Allah.” (QS. Al-Ahzab: 21)

Maka sesungguhnya saudariku, seseorang yang mencari teladan kepada selain Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, maka ia akan binasa. Maka ia pun akan tersesat, karena petunjuk itu berasal dari Allah, disampaikan kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam.

فإن أصدق الحديث كلام الله، وخير الهدي هدي محمد، وشر الأمور محدثاتها، وكلّ محدثة بدعة، وكل بدعة ضلالة، وكل ضلالة في النار

“Sesungguhnya sebenar-benar kalam adalah Kalam Allah dan sebaik-baik petunjuk adalah petunjuk Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam. Sedangkan seburuk-buruk perkara adalah perkara-perkara yang baru (dalam agama). Setiap perkara baru (dalam agama) adalah Bid’ah dan setiap bid’ah adalah kesesatan. Padahal setiap kesesatan adalah berada di dalam neraka.” (Kalimat ini disebut dengan Khutbatul Haajah, Shahih dikeluarkan oleh An Nasa’i (III/104), Ibnu Majah (I/352/1110), Abu Daud (III,460/1090). Lihat Al-Wajiz fi Fiqhis Sunnah hal. 144-145)

Oleh karena itulah, kewajiban kita untuk memilih dan memilah. Mana orang yang bisa dijadikan teladan dan mana yang tidak. Para ‘ulama dari kalangan shahabat, para ‘ulama dari kalangan tabi’in, para ‘ulama dari kalangan tabi’ut tabi’in dan para ‘ulama setelahnya, mereka adalah orang-orang shalih yang telah menghabiskan umur mereka untuk kebaikan, untuk tetap berada di jalan Allah, untuk berbakti kepada Allah dan agamanya dan untuk membela agama Allah Rabbul ‘alamin.Kewajiban kita untuk mengetahui siapa orang yang berhak dijadikan teladan. Dan siapa yang tidak berhak dijadikan teladan. Dengarkanlah firman Allah yang menyebutkan tentang tiga kriteria sifat yang apabila ketiga kriteria sifat ini ada pada seseorang, maka tidak boleh kita jadikan sebagai teladan.

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman,

وَلَا تُطِعْ مَنْ أَغْفَلْنَا قَلْبَهُ عَن ذِكْرِنَا وَاتَّبَعَ هَوَاهُ وَكَانَ أَمْرُهُ فُرُطاً

“…Dan janganlah kamu mengikuti orang yang hatinya telah Kami lalaikan dari mengingat Kami, serta menuruti hawa nafsunya dan adalah keadaannya itu melewati batas.” (QS. Al-Kahfi : 28)


Last Updated ( Sunday, 19 Muharram 1432 15:26 )
 

Main Menu


Analog Clock

Berlangganan Artikel

Masukkan Email Anda:



Atau
Berlangganan via RSS FEED

Sering Dibaca

5809
Sekelumit Nasihat untuk Menutup Aurat
Saudariku muslimah yang dimuliakan Allah… Sesungguhnya syaithan dan bala tentaranya senantiasa berusaha untuk...
2277
Makna Ikhlas
Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin Pertanyaan Syaikh Ibnu Utsaimin رَحِمَهُ اللهُ pernah ditanyai...
2196
Hukum Meninggalkan Shalat Dengan Sengaja
Syaikh Abdul Aziz bin Baz Pertanyaan : Kakak  saya tidak melaksanakan shalat, apakah saya...
2116
Hukum Makan Daging Yang Tidak Diketahui Apakah Disembelih Dengan Menyebut Nama Allah Ataukah Tidak? Dan Hukum Bergaul dengan Orang-orang Kafir
Syaikh Ibnu Utsaimin Pertanyaan: Apa yang kita lakukan apabila dihidangkan kepada kita daging...
2053
Tawassul Kepada Nabi yang Disyariatkan dan yang Tidak Disyariatkan
Syaikh Ibnu Baz Pertanyaan: Apa hukum tawassul kepada penghulu para Nabi (Muhammad صلی الله...
1894
Hukum Memelihara Jenggot
Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz Pertanyaan Apakah memelihara jenggot wajib hukumnya...
1804
Berlindungnya Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam dari Lima Perkara
Saudariku muslimah yang dimuliakan Allah.. Sesungguhnya Rasul kita yang mulia Muhammad shalallahu 'alaihi...
1798
Hukum Membatasi Keturunan
Lajnah Da'imah Pertanyaan : Apakah ada nash yang mengharamkan penggunaan obat-obatan seperti pil...
1631
Cumi Goreng Saus Blue Band
Berawal dari ana membeli mentega Blue Band yang ternyata di cover belakangnya...
1533
Melaknat Istri
Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz Pertanyaan : Apa hukum laknat suami...
1389
Cara Mengeluarkan Zakat Uang yang Ditabung Pada Akhir Tahun
Syaikh Abdul Aziz bin Baz Pertanyaan : Syaikh Abdul Aziz bin Baz ditanya...
1382
Kegembiraan Orang yang Berpuasa
Dari Abu Hurairah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, قَالَ رَسُوْلُ الله صلي...
1274
Hukum Berhadats Kecil dan Menyentuh Mushaf
Syaikh Ibnu Utsaimin Pertanyaan: Mohon pencerahannya tentang hukum membaca al-Qur'an bagi orang...
1213
Pemalsuan Pasport Tidak Mempengaruhi Sahnya Ibadah Haji
Syaikh Ibnu Utsaimin Pertanyaan: Apa hukum ibadah haji orang yang pergi haji dengan menggunakan...
1148
Nilai Sosial Puasa
Syaikh Ibnu Utsaimin Pertanyaan: Adakah nilai sosial dalam ibadah puasa? Jawaban: Ada. Puasa memiliki nilai-nilai sosial,...
1140
Tiga Kriteria Manusia yang Tidak Layak Menjadi Teladan
Saudariku muslimah … Senantiasa kita memanjatkan puji dan syukur kita kepada Allah subhanahu...
1128
Ibumu… Kemudian Ibumu… Kemudian Ibumu…
Allah subhanahu wa ta’ala berfirman, وَوَصَّيْنَا الْإِنسَانَ بِوَالِدَيْهِ إِحْسَاناً حَمَلَتْهُ أُمُّهُ كُرْهاً...

Terjemah situs dalam 35 Bahasa

Ganti Bahasa

Radio Sunnah


Kumpulan Tag

Recommend This

Recommend this   Hide
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Qur'an Random


Who's Online

We have 15 guests online

Statistik Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari Ini136
mod_vvisit_counterKemarin159
mod_vvisit_counterMinggu Ini136
mod_vvisit_counterMinggu Kemarin1081
mod_vvisit_counterBulan Ini3320
mod_vvisit_counterBulan Kemarin4533
mod_vvisit_counterTotal Pengunjung55457

Online (20 minutes ago): 6
Your IP: 38.107.179.241
,
Now is: 2012-05-20 23:27

Kontak saya

Ummu Izzah